‘IDUL FITRI BAGI DZURRIYAT KESULTHANAN BANTEN

Category: Artikel, Berita 45 0

‘IDUL FITRI BAGI DZURRIYAT KESULTHANAN BANTEN

Satu bulan penuh ummat Islam yang beriman menunaikan ibadah Puasa dibulan Ramadhan. 30 hari kaum muslimin Menahan diri untuk tidak makan tidak minum dan menghindarkan diri dari hal hal yang dapat membatalkan puasa. Sungguh Allah berikan pembelajaran bagi kita menjadi pribadi yang terbaik.sebagaimana yang tertuang dalam Al Qur’anul Karim :

“hai orang orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan kepada orang orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (Qs. Al Baqoroh : 183)

WhatsApp Image 2019-06-05 at 00.06.11

Ramadhan adalah madrasah terbaik Ramadhan adalah bulan tarbiyah, pada bulan Ramadhan kita belajar mempersiapkan diri menghadapi 11 bulan selanjutnya, ujar H. Tubagus Imamudin, S.Pdi Ketua Umum Forum Dzurriyat Kesulthanan Banten. Beliau dengan bersemangat mengajak kepada seluruh dzurriyat Kesulthanan Banten dalam suasana ‘idul fitri dimana kita sudah selesai menyelesaikan ibadah puasa maka tantangannya ada pada bulan bulan setelahnya. Pada bulan Ramadhan kita rajin membuka Al Qur’an, pada bulan Ramadhan kita giat melaksanakan shalat shalat sunnah, pada bulan Ramadhan kita ringan rajin bersedakah, pada bulan Ramadhan kita gemar menebar kebaikan, pada bulan Ramadhan kita pantang berbuat keburukan..selanjutnya mampukah kita menjaga nilai nilai kebaikan tersebut dibulan selanjutnya..hakikat puasa adalah agar kita bertaqwa maka pasca Ramadhan apakah terbentuk dalam sikap seorang muslim seutuhnya. sehingga tetap mempertahankan ibadahnya seperti pada bulan Ramadhan. Dalam kesempatan ini saya mengajak kepada seluruh dzurriyat Kesulthanan Banten untuk senantiasa menjaga kesucian diri yang sudah kita raih. pungkas beliau penuh semangat.

Hari raya Idul Fitri merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa. Idul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban berpuasa itu sendiri yaitu manusia yang bertaqwa. Kata ‘Id berdasar dari akar kata ‘aada ya’uudu yang artinya kembali sedangkan fitri bisa berarti buka puasa untuk makan dan bisa berarti suci.

Dengan demikian, makna Idul Fitri berdasarkan uraian di atas adalah hari raya dimana umat Islam untuk kembali berbuka atau makan. Oleh karena itulah salah satu sunah sebelum melaksanakan shalat ‘Idul Fitri dalah makan atau minum walaupun sedikit. Hal ini untuk menunjukkan bahwa hari raya Idul Fitri 1 syawal itu waktunya berbuka dan haram untuk berpuasa.

Fitri juga bisa berarti suci, bersih dari dosa, kesalahan keburukan, sebagaimana hadist Rasulullah SAW yang artinya:

“Barangsiapa yang berpuasa dibulan Ramadhan dengan iman dan mengharap ridho Allah maka akan diampuni dosa dosanya yang telah lalu”.

Dari penjelasan ini kita simpulkan bahwa ‘idul fitri berarti kembali kepada fitrah kesucian diri, kembali kepada awal yang suci dan mengikuti petunjuk Islam yang benar, kembali seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan Ibunya.

Related Articles

Add Comment